7 September 2016

Impulsively Sawarna 2016


Berawal dari isu random yang muncul di Grup Line Petualang Vol-D, kita berencana jalan-jalan ke Baduy Dalam di akhir Bulan September setelah masa ujian selesai. Setelah beberapa hari di grup tidak terdengar kabar apa pun, di hari terakhir beres ujian tetiba di invite ke multiple chat ber-4 isinya Teh Dita, Dinan, Asya dan Saya sendiri, itu adalah multiple chat personil fix jalan-jalan post ujian. 
Sebenernya jalan-jalan yang ini poorly-planned banget, engga kaya liburan-liburan saya sebelumnya, karena yang ini ngga ada itinerary, engga bagi tugas, engga ada what-to-bring list dan rencana apapun di awal, kita cuma percaya kalo nanti akan ada seorang teman nya teman yang nemenin kita dan memandu untuk sampai kesana, dan yang paling penting our main goal is : Yang Penting Liburan :)

31 Agustus 2016
Pagi-pagi, sesuai dengan rencana awal kita semua kumpul di Stasiun Tanah Abang jam 07.00. Sambil menunggu kereta yang jalan jam 08.00, kita duduk duduk di Roti O dulu sekalian nemenin Teh Dita sarapan. Kita naik Kereta Ekonomi jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung dengan harga tiket hanya Rp 5000,- sajaa, dan menurut saya cukup nyaman sih untuk harga sekian dengan jarak sekian karena udah AC dan ada nomer tempat duduknya. Banyak pengguna kereta yang mungkin udah terbiasa duduk random di kursi kosong terdekat yang dia lihat atau yang menurut dia nyaman jadi pas kita masuk tempat asli kita udah di tempatin, karena engga mau merusuh tempat duduk orang lain juga jadinya Teh Dita negur orang itu dan kita jadi duduk di tempat yang sesuai tiket kita.
Perjalanan Tanah Abang-Rangkasbitung via kereta menghabiskan sekitar 1.5 jam. Begitu sampai, sambil menunggu kabar yang tetiba hilang dari teman nya teman yang akan menemani kita ke Baduy, kita keluar stasiun dan makan Bakso yang menurut rekomendasi cukup enak. Karena setelahnya masih belum ada kabar akhirnya kita balik nunggu di Stasiun. Setelah menghubungi koneksi teh Dita yang lainnya kesana kemari akhirnya datanglah sosok Savior jalan-jalan kita, Ka Ena. Karena tujuan awal kita ke Baduy, dan Ka Ena baru pernah sekali kesana, jadinya dia nelfon kesana kesini mencari orang yang bisa nemenin ke Baduy atau kontak orang Baduy yang dia punya. Setelah menghubung sekitar 58 orang (berlebihan), kita masih belum menemukan juga orang yang bisa anter ke baduy. Dan teman nya teman yang di awal janji mau anter juga masih belum bisa dihubungi. Ditengah-tengah kebingungan dan keterlantaran, muncul ide out of nowhere
"Apa kita ke Sawana aja sambil nunggu orang yang bisa anter ngabarin lagi ?"
Jeng jeng! Kita ber-4 kebetulan bisa bisa aja dan ga masalah sama si ide random tersebut. Fix ? yaak fix tujuan pindah ke Pantai Sawarna, Lebak, Banten. Ka Ena langsung cari kontak sewa mobil yang bisa dipake, begitu ada balesan kalo ada mobil yang bisa kita pake, maka perubahan tujuan wisata sudah resmi dinyatakan. Ka Ena habis itu balik lagi kerja dan kita ber 4 keliling Rangkas.

Ngampar Girls 
Teh Dita sambil nelfon-nelfon kenalan nya yang lain

First and only one destination Tour de Rangkas nya adalah Masjid Agung Rangkas (Masjid Al-Araaf) dan Alun-Alun Rangkasbitung. Sesampainya di Masjid, kita sholat dzuhur habis itu numpang boci sampai Ashar di selasar masjidnya. Habis sholat kita keluar masjid buat cari makan. Di sekitar situ banyak sih jenis makanan tapi masih belum pada buka karena masih awal sore. Kita akhirnya beli gorengan dan Sate Ayam. Habis itu jalan jalan deeh liat kegiatan warga rangkas di sekitar alun-alun. Kalo udah lebih sore alun-alun rangkas banyak tukang jualan mainan, sendal, makanan dan barang-barang random lain, ada juga tempat sewa mobil-mobilan, sepeda sama sepeda motor listrik. Selain jualan banyak juga yang olah raga seperti sepak bola, taekwondo atau sekedar jogging di track jogging sekeliling alun-alun. Oh iya! Di pinggir taman juga ada susunan batu-batu refleksi juga lho. Setelah merasa puas keliling, waktu langit udah keliatan agak gelap, kita balik ke masjid (lagi) untuk sholat maghrib dan isya sekalian cuci-cuci karena udah merasa lengket dan hinyai.

Makan sore sate ayam rangkasbitung

Alun-alun rangkasbitung di sore hari
Selesai sholat isya, ternyata ka Ena juga udah di alun-alun meskipun mobil nya belum ada, cenah engga enak menelantarkan anak orang hahaha padahal kita nya fine fine aja. Akhirnya kita muter muter lagi cari cemilan di sekitar alun-alun (lagi), ngobrol-ngobrol sampe mobil sewaannya udah bisa dipakai. Begitu mobil datang, kita langsung caw ke malingping yang jaraknya lumayan dari rangkas.

Alun-alun rangkasbitung di malam hari

+ Ka Ena
Plan nya adalah : Rangkas --> Malingping (bermalam di rumah Ka Ena) --> Bada Subuh baru otw ke Sawarna. 

Dengan jalan yang relatif sepi dan ditemani banyak mobil truk truk besar, akhirnya kita sampai di rumah Ka Ena dalam waktu kurang lebih 2.5 jam, itu kecepatan rata-rata 60-70 km/jam dan kondisi jalan yang bisa dibilang bagus meskipun sedikit berliku-liku. Setelah izin dan sedikit ngobrol sama Ibu nya Ka Ena, akhirnya kita tidur, pulas.

1 September 2016
Yak sebulan sudah perjalanan kita menuntut ilmu di Banten. Niat awal nya adalah hari ini bangun lebih pagi terus bada subuh langsung caw sawarna dengan tujuan liat Sunrise. Apa daya tangan tak sampai, karena baru tidur jam 1 atau 2 an, akhirnya baru bangun subuh jam 5, beserta lalila lalilu jadinya baru keluar rumah Ka Ena jam 6 an, Matahari nya rise already. Angin, kabut, dan udara pagi nya masih kerasa, jadinya kita buka jendela mobil, dan..... jadi ngantuk tertiup semilir angin. Sebelum pergi kita sebenernya udah minum teh hangat dan makan singkong goreng yang disediain sama ibu nya Ka Ena, tapi karena masih laper, jadi kita berenti dulu begitu di tengah jalan ketemu warung makan yang jual nasi kuning untuk sarapan. 
Belum lama kita melanjutkan perjalanan, kita udah disuguhi pemandangan pantai sepanjang jalan di sisi kanan kita, dan pemandangan sawah di sisi lainnya. Kita sempet berenti buat liat pemandangan dan foto-foto.

Foto di salah satu pinggir jalan tempat kita berenti

Selanjutnya kita berenti lagi dan turun di suatu tempat yang kata Ka Ena namanya Pantai Pasir Putih. Jalan menuju kesana kita perlu lewat sawah sawah, semacam isolated beach. Pas sampe ke pantainya ternyata bagussh, ada batu yang membentuk terowongan. Kita cukup lama di pantai yang ini untuk liat pemandangan dan foto-foto. Ombak nya bisa dibilang cukup besar.



Semuanya liat ke bawah busy checking ombak yang suka tetiba besar
Setelah sekitar 1.5 jam perjalanan dari Malingping + berenti dan foto-foto nya, akhirnya kita sampai di Pantai Sawarna kyaaa. Untuk sampai ke sawarna nya banget, mobil harus di parkir di jalan besar terus dilanjutkan dengan jalan kaki. Ohiya untuk masuk ke sini dikenakan tiket seharga Rp 5000,00. Di awal perjalanan kita lewat jembatan gantung dan lewat semacam perumahan warga yang banyak penginapan nya, terus lewat jalan paving block setapak yang lumayan jauh untuk sampai ke bibir pantai nya. Sebenernya di sepanjang pinggir jalan paving block itu juga pesisir pantai sih, tapi kita tujuan utamanya ke Pantai Tanjung Layar karena kata orang belum ke Sawarna kalo belum ke Tanjung Layar. Setelah jalan kaki panas-panas (iya atuh panas, da pantai namanya ge), selama lupa berapa lama, akhirnya kita sampaai juga alhamdulillaah. Karena kita weekday dan emang bukan masa liburan jadinya sepi yeaay
Jadi, kalo kata internet, Ka Ena dan ibu warga dan penjual di sekitar tanjung layar, Sawarna itu terdiri dari banyak pantai kaya contohnya si Pantai Tanjung Layar ini, Lagoon Pari, Karang Taraje, dan pantai-pantai lainnya. Icon dari Pantai Tanjung Layar yang kita kunjungi ini adalah dua batu besar dengan karang tinggi yang memanjang di pinggir-pinggir nya. Dulu orang boleh naik ke sela-sela 2 batu iu, tapi katanya karena sifat batunya not that strong jadi takutnya nanti bisa tetiba runtuh jadi semakin kesini jadi gaboleh naik. Kita juga sebenernya bisa foto deket si 2 baru itu, tapi karena laut lagi pasang jadi kita cuma foto dari jauh aja.

Those batu icon Pantai Tanjung Layar and our silau faces



Setelah puas liat pemandangan, berkontemplasi (deuh), bobo bobo, istirahat dan foto-foto di Tanjung Layar, kita melanjutkan pulang dan pergi ke tujuan berikutnya. Di jalan balik, rather than jalan lewat paving block, kita pilih jalan menyusuri pesisir pantai. Kita engga nyesel pilih jalan pulang lewat situ karena surprisingly banyak spot cantik untuk dinikmati dan untuk foto-foto. Tapi pesisir nya engga sampe ujung, jadi ada fase kita balik lagi ke jalan setapak tadi. Dengan keringat yang bercucuran (dramatisasi) akhirnya kita sampai ke parkiraan.

Hampir selalu spot bagus definisi kita adalah : batang pohon
Another batang pohon
Chill~


Plan berikutnya adalah : sholat di masjid yang ditemui di jalan --> makan di pantai daerah Bayah --> Balik ke rumah ka Ena di Malingping --> Rangkasbitung

Karena tetiba merasa kalo makan di pantai ribet, jadinya kita berenti makan di warung makan habis itu baru ke pantai. Pantai di sekitar Bayah juga banyak dan berjajar, tapi kata Ka Ena yang recommended adalah Pantai Binuangeun, kita percaya sama rekomendasi nya dan setujuu untuk kesana. Kalo untuk pantai yang ini tidak di kenakan biaya apapun. Bagusss pemandangannya kaya pantai banget karena banyak pohon kelapa yang berjajar rapih dan bawahnya rumput gitu teduh. Kita menghabiskan waktu disana duduk-duduk dan foto-foto sampe baterai kamera Dinan habis. Setelah puas kita menikmati pantai di Binuangeun, kita balik lagi ke rumah Ka Ena karena kata Ka Ena ada barang yang perlu diambil, dan sekalian numpang mandi juga, + searah sama jalan balik ke Rangkas.

Ada tempat kaya gini di tengah jalan pulang dari Sawarna, bagus kan MasyaAllah
Ini di Binuangeun

Spot 4 teletubbies

Please don't mind our 'yearbook photo' pose

Begitu sampai Rangkas, kita udah ditunggu sama Ka Rela & Ka Boim, temen temen dari Relasi Anak yang dikenalin via Ka Ena dan akhirnya janjian ketemuan. Agenda nya adalah bahas rencana kegiatan Vol-D yang bisa gabung sama temen temen Relasi Anak. Rencana nya mau di kemas dalam bentuk Sociotraveler gitu, semoga terlaksana ya kedepannya insyaAllah. Semangat Nan! Semangat Vol-D! Di akhir pembicaraan sekalian nanya kita boleh bermalam di Rumah Ka Rela apa engga, meskipun baru kenal Ka Rela dengan senang hati menampung tapi rumahnya bisa dibilang ga terlalu deket dari stasiun. Karena kita plan naik kereta jam 6 pagi besok nya, ka Rela menawarkan kita tidur di sekre gitu yang jaraknya bisa dengan jalan kaki untuk sampai ke stasiun, dan kita langsung mengiyakan. Seneng deh, enak ya punya banyak jejaring gitu apalagi isinya orang-orang baik yang baru kenal langsung nawarin ini itu. Semoga Yolanda semakin kesini interpersonalnya semakin baik ya biar bisa punya banyak jejaring.

2 September 2016
Setelah tidur nyenyak di sekre, paginya kita bangun awal karena plan naik kereta jam 6 dari stasiun rangkas. Dari sekre ke Stasiun Rangkas bisa ditempuh dalam hanya 15-20 menit saja dengan jalan kaki. Sepanjang jalan kesana masih cenderung sepi gitu jadi enak suasana nya untuk jalan kaki, dan mulai ramai saat mendekati stasiun karena memang ada pasar disana. Setelah beli tiket, kita langsung masuk ke kereta yang ternyata masih sepi juga. Saya dan Dinan menghabiskan sebagian besar waktu perjalanan ke Stasiun Tanah Abang dengan tidur, begitu bangun tiba tiba sudah sampai he enak nyaa.
Setelah kereta sampai di Stasiun Tanah Abang, menandakan waktunya teletubbies berpisah dan trip impulsif ini berakhir. Teh Dita dan Dinan jalan kaki ke tempat naik Bis arah ke rumah Dinan, Saya dan Asya stay sebentar di deket stasiun untuk nunggu gojek. 

Whaa happy begitu sampai di rumah dan bisa meluruskan badan, dan happy banget juga sama perjalanan ini. Banyak pelajaran yang bisa di ambil, dan untuk saya pribadi, yang selama ini agak cuek dan memang merasa kesulitan untuk start conversation sama orang baru, bahwa networking itu sangat sangat sangat penting dan perlu banget terus belajar dan cari pengalaman untuk memperluas si jejaring itu. Perjalanan ini supported by orang orang baik di lingkup networking nya Teh Dita yang merupakan bagian dari Indonesia Mengajar.
Credits to Dinan sebagai yang awal mula melempar isu jalan-jalan di Grup Line Petualang Vol-D dan kamera beserta skill foto nya, Teh Dita dengan semua kontak jejaringnya yang bikin kita survive di banten, Asya yang udah super mobile dr Bandung-Tasik-Bandung-Jakarta-Banten untuk ikut jalan-jalan ini, Ka Ena (dan keluarga) yang sampe izin kerja dan bersedia di repotin baik fisik dan psikis dan meluangkan space di rumahnya untuk ditempati, Ka Rela dan Ka Boim yang meluangkan waktu pulang kerja malem-malem nya untuk ketemu, bayarin makan diam-diam dan menyediakan sekre untuk kita bermalam, dan semua orang yang membantu jalannya trip ini yang gabisa di sebutkan satu per satu. Haturnuhun pisan teman-teman.
Yuk Baduy Dalam yuk masih penasaran. Yuk Papandayan, Kapan ? :)

27 August 2016

Pang doakeun

Ini supposed to be 30 minutes sesi istirahat belajar H-2 UK OSCE, yang apa daya setelah browsing scrolling kesana kemari tak kunjung usai dan by the time post ini di ketik, istirahatnya udah satu setengah jam hahaha maafin.


Jadi, besok dan 2 hari berikutnya insyaAllah saya dan teman-teman akan mengikuti rangkaian kedua dari UKMPPD yaitu UK OSCE UKMPPD setelah 1 minggu sebelumnya kita sudah melewati UK CBT UKMPPD. Dan kita akan di gantung selama 30 hari menunggu hasil ujian dengan perasaan uring-uringan. Di bulan-bulan mendekati ujian ini, semua orang jadi fakir doa, sedikit sedikit minta doain sama siapapun, dimana pun, pada tema pembicaraan apapun dengan harapan semua doa nya naik ke langit dan di denger dan di kabulkan sama Allah, Aamiin. Karena sebelum ujian ada fase fakir doa, jadinya setelah ujian dan menunggu 30 hari itu akan ada fase bingung setiap di tanya sama orang-orang yang sebelumnya di mintain doa.
A : Gimanaaa ujiannyaa yang kemarin ?
Y : ................nnggg doain yaaa hasilnya 1 bulan lagi (tetep.fakir doa)
Gapapa toh saling mendoakan satu sama lain kan hal yang baik kan ya ? Sini sini mana yang mau minta di doain jugaa hahaha 

Hmmmmmm...............................
Jadi inti dari posting yang flight of ideas ini apa ya yol ? 

Intinya adalaaah pang doakeun abdi sareng rarencangan abdi sadayana mugi-mugi besok dan 2 hari berikutnya semuanya lancar OSCE dan lulus one shot UKMPPD nyaaa, Aamiin Allahuma Aamiin :D

Bismillahirrahmanirrahiim


30 July 2016

Kepada semut dengan memohon


Kenapa harus ujung bed cover yang baru ganti ?
Kenapa harus handuk yang di jemur rapi ?
Kenapa harus lemari baju dan baju nya ?
Kenapa harus kapas yang tertata rapi di box nya ?
Kenapa harus cotton bud yang masih banyak ?
Kenapa harus di dudukan lampu ?
Kenapa harus seluruh tas jaga ?
Kenapa ?
Why semut why ?
Aku tau kamu salah satu binatang yang di muliakan
Tapi kenapaa ? Kenapa aku ?
Udah dari SMP loh kita perang, sebelum aku pindah rumah
Aku kira setelah pindah rumah, kita udah damai
Ternyata kamu masih suka ganggu di kosanku yang lama
Setelah kosan ku pindah kota juga kamu tetep ganggu
Aku udah selalu sabar dan ngalah lho setiap kamu dateng
Tapi kenapa kamu dateng dateng terus ?
Mulai sekarang urus urusan masing-masing aja yuk
Engga usah saling usik, ganggu atau merugikan satu sama lain
Dateng nya ya yang normal-normal aja, engga dateng juga gapapa aku ikhlas
Kalau mau dateng silaturrahmi kecil kecil an aja sesekali
Engga usah sekampung gitu
Aku yakin dan percaya kamu mulia
Aku juga mau kok memuliakan sunnah via menjalankan hadist yang larang buat bunuh kamu
Kamu hidup bahagia sama teman-teman sekampung mu
Aku hidup bahagia juga
Ya ya ya ? Just please
Please, i beg
Baik deh

*in desperation menghadapi kawanan semut di kamar

4 July 2016

Bukber NTRND 12IPA1

Bulan ramadhan selain dengan segala kemuliaannya dan plus plus yang Allah kasih, juga jadi ajang buat silaturahmi banyak orang via buka puasa bersama. Meskipun kadang malah bikin ibadah malemnya terganggu, masih banyak yang tetep bela-belain dateng buka bersama karena momennya. Karena seringnya buka bersama nya antara temen yang udah lama engga ketemu, atau sekalian momen semi perpisahan sebelum libur lebaran, dsb. Btw, supaya ibadah malemnya ga berantakan pas ikut buka bersama, bisa cek tips dan trik nya di Akun Line @tehjasmine.

Cari di bagian posting Teh Jasmine yang ini

Nah ngomong-ngomong bukber, salah satu agenda bukber setelah balik jakarta yang paling di tunggu ya bukbernya NTRND 12IPA1 ini. Berkat usaha Nabil sang ketua kelas yang berdedikasi dan rajin japri masing-masing orang, jadilah bukber nya alhamdulillah rutin dari 2014 (apa sebelumnya juga? lupa tp kayanya belum). Kenapa seneng bukber NTRND ? Iya soalnya kebanyakan udah lama engga ketemu, ada CeBe juga <3, terus obrolannya suka random kocak gitu bahasannya, itung-itung refreshing dari obrolan pertemanan FK mehehe happy aja, makanya suka bela-belain mengusahakan dateng bukber yang ini meskipun isi orang yang bisa bukber nya cenderung itu-itu aja dan gapernah full team.
Bukber NTRND 2016 adanya kemarin banget tanggal 3 Juli. Diadainnya di Istana Badjri. Sebenernya engga enak gitu banyakan terus disediain makanan tapi kita nya engga bayar atau ngasih apa-apa, maaf ya bil. Tapi Nabil nya bilang gapapa dan dia prefer di rumah, jadi ya....gimana. Bukber tahun ini yang dateng lumayan meskipun lebih sedikit kalo dibanding tahun sebelumnya. Dan karena di rumah jadinya lebih santai engga di buru-buru gitu. Sholat juga lebih mudah, engga ribet kaya kalo bukber di Mall atau Restoran, ditambah lagi ada Afif dan El yang menginisiasi kita-kita untuk sholat jamaah. Habis makan nasi briani yang enak buatan mama nabil dan segala makanan tambahan lainnya, kita main werewolf yang rules nya beda beda jadi menimbulkan perseteruan dan narrator nya bingung, tapi tetep seru dan kocak sih jadinya.
Dibalik semua ke happy an nya bukber NTRND, ada yang nyebelinnya karena entah kenapa tanggal nya selalu bertepatan dengan malam ganjil nya Ramadhan, jadinya ya....gitu :(.
Semoga Nabil tetep istiqomah setiap tahunnya untuk ngajak NTRND buka bersama (Oh iya! Biasanya ada Bang Ots a.k.a Fadli juga yang selalu menginisiasi bukber), dan semoga kita dipanjangkan umurnya dan disampaikan ke Ramadhan tahun-tahun berikutnya, Aamiin

Happy!


Bukber NTRND 2014

Bukber NTRND 2015

Bukber NTRND 2016

note to self untuk bukber tahun ini : Berbuat baik jangan ragu-ragu (tahun depan bayar hutang ya yol insyaAllah, keyword : brownies)


My Version. 1.7

So, three days ago, Friday, July 1st 2016 to be precise, was my (and most of my batch) last day of being a co-assistant at Hasan Sadikin Hospital. I was quite sad, worried and excited at the same time, facing our next step to become a doctor on our own. Masa-masa koas atau clinical phase of medical education itu fase belajar banyak bangettt. Itu jadi fase pertama ngeliat gimana penyakit kalo di pasien beneran, gimana aplikasi ini itu di real human, gimana yang namanya empathy yg selama ini selalu dibahas via lecture di terapkan, dan super banyak lainnya sampai ilmu halus seperti attitude dan sebagainya. Meskipun sebagian besar dari yang kita lakuin sifatnya observasi dan sedang-sedikit yang kita ngelakuin sendiri tapi tetep precious sih kalo menurut ku pribadi.

Terus H-1 hari terakhir koass, Statera ada buka bersama angkatan terakhir (maybe). Kenapa ? Karena setelah koass ini berakhir dan semuanya insyaAllah lulus compre dan UKMPPD dan semua ujian kedepannya, kita bakal internship yang mana tempatnya akan sangat terpisah pisah banget entah pada pilih di mana. Di bukber ini ada sesi acara yang semua lampu di mattiin, semua nya berangkulan dan nyanyi bareng All I Ask-Adele. Pas di lirik ".....this is my last night with you" Me cried cirambay karena bener mikir habis ini bakal sendiri sendiri banget. I've been with them for around 5 years, went up and down through those hard medical student life sis, gimana ga cirambay. I'm not that sweet kind of friend, who often act unyu or easly call 'sayang' to my girls or tell you all my story and what i feel, but really, you mean a lot to me. Yes i'm an introvert person, that's why. Habis acara bukber itu, fix Statera lagi di fase se-baper baper nya baper. Semua orang post di instagram seputar temen deketnya, tentang perpisahan, tentang teman se-stase, tentang gimana makasihnya masing-masing kita untuk keberadaan masing-masing kalian selama ini. Yolanda menahan untuk menjadi observer dan ga ngepost apapun, so here is my version


STATERA






Namanya Statera dengan harapan semua yang ada di angkatan ini jadinya seimbang dan alhamdulillah nya iya sih setuju seimbang. Meskipun bukan orang yang aktif banget di angkatan, tapi jujur sangat bersyukur ada di statera yang orang-orangnya support banget. Udah 5 tahun aja, sta. Semoga lancar-lancar yaa semuanyaa, sukses compre UKMPPD one shot dan ujian apapun yang akan ada di depan, lancar rezeki dan jodohnya juga, tetep inget dan bantu satu sama lain meskipun nanti udah di antah berantah. Statera, you're my laugh, you're my life, you're my love

Kelompok 6

Intinya kelompok 6 ini kelompok yang sudah ada di sekitar aku selama 1.5 tahun koass ini berlangsung. Dengan segala keharmonisan dan konflik dan drama nya, ku betah di kelompok 6 ini. Orang nya unik-unik, rajin-rajin, friendly dan karena mereka juga bagian dr statera jadinya orang-orang nya support juga.
<3 drmuda06

Kelompok 6.3


Nah ini nih sub group nya kelompok 6 yang ku diami. Isinya mayoritas punya sisi sisi unik atau bisa dibilang ngaco yang menghibur selama koass ini jadi ga stress stress amat meskipun kena kasus atau lagi di marahin konsulen juga. Ada Shindy yang ramah, suara bagusss dan spesialis bule, Shereun yang ngasal banget suka suka haha ibu sekre CISC yang suaranya bagus ngedh merinding, Isal yang bangga dengan Kota Malang nya yang mau jadi spesialis semua departemen yang dilewati nya, Epen yang rajin belajar dan membuat Epen Selekta tapi juga rajin dan serius main seven knight, Tania yang dengan kekuatan keyakinannya bisa mendatangkan hal baik dan menyenangkan orang di sekitarnya karena hal baik itu, Mba Yuyun a.k.a puput yang super easy going, ramah, ceria, baik hati dan dermawan sama orang-orang, (kurang-kurangi ya mba di tipu nya), Zahra yang helpful, rajin belajar dan gemar bermain candy crush, dr.Pang kesukaan semua residen dan teman temannya karena apapun yang dilakuin bawaannya jadi kocak, Reashnaa bestie nya pang yang pendiam tapi nyambung kalo diajak ngobrol apa aja, Trang si sundanese boy yang aing maneh dan suka ngasal bareng isal (tapi lagi mau ubah image cenah setelah kacamataan), Priki yang kadang sekip dan polos dan sering ketawa dengan treshold humor rendah, Sarah yang kritis, sangat rajin belajar dan curiousity super tinggi, Mehan yang menggemaskan selalu mengerenyitkan dahi meskipun lagi ga mikir serius juga, daan Kak Roz yang lemah lembut penuh kasih sayang sama semua orang karena semua di anggap adiknya unyung unyung. Me gonna miss you 6.3, sukses yaaa kalian!

UNO


Ini niih ciwi ciwi cantik ku yang random berkumpul di satu grup line untuk mensupport satu sama lain haha gatau sih katanya awalnya kenapa namanya UNO itu pas nginep di puncak dan ku lagi gaikut. Intinya mah they're my supporting system. Kayanya kalo ga kenal UNO, yolanda 5 tahun akan jadi orang yang sangat ansos :( But luckily i have them mehehe Komponen orangnya ada banyak bangettt dan ga jelas kita tuh sebenernya apa tapi tetep luv. UNO buat belajar bareng, makan bareng, surprise ulang tahun, bridal shower, gosip, marahan panas di grup, ceng-cengin sesama kita, sampah talk dan semuamuanyaaa. Kalo tadi grup 6.3 deket selama koass, sama UNO mah dr awal pas masih di bale udah di rintis haha. Honestly, yang bikin cirambay pas lagu All I Ask tadi itu karena yg diinget bakal jauh sama temen-temen UNO. Maafin yolanda ya kalo engga se-ekspresif itu, se lempeng itu, se engga sering cerita itu, Semoga kita bisa terus keep in touch (semoga piala bergilir bisa membantu), engga lupa atau ngejauh satu sama lain, tetep saling bantu, tetep saling doain satu sama lain :')

Hasbiyallah
Ini nama kelompok mentoring yang dibikin sama former mentor kita yaitu Teh Farah. Meskipun udah ganti teteh, kelompok ini masih tetep jalan sampe sekarang. Setiap kumpul per minggu nya jadi kaya oase di tengah padang pasir, kaya pikiran akhirat ditengah segala hiruk pikuk duniawi (udah hiperbola belum?). Isinya juga unik unik di dalemnya ada yang ramai, ramai banget, biasa, diem, diem banget. Secara keseluruhan mah orangnya semuanya best dan menginspirasi (karena ada sesi hikmah di setiap minggu nya). Semoga tetep bisa jalan dan kalau pun pisah kelompok kita bisa di pertemukan di surga-Nya ya ukhti ukhti sista ku, saling mendoakan <3

Bedah 7

Ini kelompok terakhir di stase terakhir koass yaitu bedah. Isinya setengah 2011, setengahnya lagi 2012. Alhamdulillah ya masih tergolong kooperatif meski sebelum memasuki fase acceptance selalu via denial heboh dulu di grup Line. Kelompok kita ini spesialis masalah parade haha ga deng ga sesering itu tapi ya lumayan lah. Kalo diliat dari ke hoki an juga so so sih engga bayar lebih dan engga se-Lucky Bastard itu juga. Terimakasih yaa sudah menutup koass dengan memori baik, adik adik 2012 yang di ambil yang bagus nya aja yaaa, yang jeleknya gausah plis nanti dosa nya ngikut

Asya Sylmi Kaafa

Termasuk ke dalam golongan orang yang sering direpotkan selama masa koass. Why ? karena kamar kosan kita sebelahan. Sebenernya Asya emang baik ke semua orang sampe di juluki Ibu Peri. Nah Ibu Peri nya kurang hoki karena sebelahan kamar sama Ibu bukan peri. Di antara kamar aku sama asya ada celah semacam jendela bolong gitu kecil, jadi kalo ngobrol apa-apa ga perlu keluar kamar, cukup menambah sedikit volume suara aja udah nyambung. Maaf dan makasih lho sya sama semua bantuannya, Asyaqua, AsyaMamangkot, Asyaccompany, Asya rental dan semuamuanyaaa. Aku doainnya Asya ga dapet pacar tapi langsung nikah aja ya syaa haha kamu orang baikk gaboleh dijahatin

Nah kurang lebih ituuu versi postingan hari terakhir koass Yoland, itu juga belum semua, kalo di post di Instagram kayanya akan spamming dan bisa di report as inappopriate. Kesimpulan semuanya mah intinya bersyukur dan terima kasih dipertemukan dan jadi bagian dari mereka. Dan Semoga semuanya lancar mengahadapi compre, UKMPPD Oneshot, Internship dan semua semua yang dihadapi untuk menuju dokter, lancar rezeki nya, lancar jodohnya, sukses dunia akhirat, sehat terus, berkah semua semua yang dilakuin di sehari-harinya, jadi dokter yang amanah, Aamiin Allahuma Aamin

Me <3 You (Geli ngga?)

16 February 2016

Pintu Otomatis

Beberapa hari yang lalu saya pulang naik kereta eksekutif dari Bandung ke Jakarta. Di sepanjang perjalanan ada hal yang cukup menarik perhatian. Saat itu saya duduk di seat 2C yang mana posisinya adalah dekat dengan pintu antar gerbong dan di sebelah koridor kereta. Beberapa menit kereta berjalan, beberapa pramusaji sudah keluar masuk pintu antar gerbong dan berjalan sepanjang koridor untuk menawarkan makanan, minuman, dan kudapan yangdapat dibeli. Beberapa jam berlalu, Masinis dan petugas kereta api kembali memasuki pintu untuk melakukan pemeriksaan tiket penumpang. Sesekali para OTC (On Trip Cleaning) berjalan dari arah yang berlawanan, keluar dari pintu menuju gerbong sebelah. Para penumpang kereta api juga perlu melewati pintu tersebut untuk menuju ke toilet dan ke gerbong restoran di sebelah gerbong saya. Beberapa penumpang dapat melakukannya dengan mudah dan beberapa yang lain tidak. Loh kenapa ? Dari yang saya sebutkan diawal kok semua orang tidak mengalami kesulitan melakukannya ? Hal itulah yang saya katakan menarik. 

Di pintu tersebut terdapat tulisan :

BUKA TEKAN TOMBOL
TUTUP OTOMATIS

Beberapa centimeter di bawahnya diperjelas dengan sticker berlatar belakang berwarna merah dan tulisan berwarna kuning yang bertuliskan :

BUKA PINTU TEKAN TOMBOL
TUTUP SECARA OTOMATIS

Beberapa orang yang saya katakan kesulitan untuk melewati pintu tersebut dengan bersikeras entah dengan cara menarik pinggir pintu ke samping agar bergeser atau mendorong pintu ke sisi berlawanan berharap agar pintu dapat terbuka. Beberapa ada juga yang mengetuk ke kaca yang terdapat di pintu tersebut berharap ada orang di sisi gerbang berikutnya yang melihat atau mendengar kemudian membukakan pintu nya. Ada juga yang berhasil membuka kemudian kembali menekan tombol berkali-kali agar pintu nya tertutup. Ada juga yang sebelumnya kesulitan dan kemudian diberi tahu oleh petugas kereta api bahwa cara membukanya dengan tekan tombol, beberapa jam kemudian saat ia akan ke toilet kembali mengalami kesulitan dalam membuka nya. Hal ini saya katakan menarik karena terjadi sangat berkali-kali, mungkin bisa lebih dari 10 kali dalam 1 perjalanan Bandung-Jakarta tersebut. Bapak yang duduk di seberang saya di seat 2B pun seperti gemas melihat hal tersebut "hhhhhhh...." gumamnya setiap ada yang kesulitan dalam membuka pintu.

Mungkin penumpang-penumpang tersebut sangat kebelet pipis sampai tidak sempat membaca tulisan di kaca. Mungkin juga mereka tidak ngeh saat pramusaji, masinis, OTC keluar masuk pintu tersebut. Mungkin juga mereka sedang tertidur saat Mbak yang sebelumnya kesulitan dan mengetuk-ngetuk kaca pintu. Mungkin Mas nya lupa kalau sebelumnya petugas sudah memberi tahu cara membuka pintu tersebut. Mungkin juga sticker nya kurang besar dan eyecatching sampai tidak terbaca dan dibaca. Mungkin mereka terlalu fokus kepada bagaimana cara membuka pintu terebut sehingga tidak melihat ada tombol di sebelah pintu nya. Mungkin selama ini terbiasa naik kereta ekonomi atau bisnis atau eksekutif jenis lain ada juga sih yang cara membuka pintu nya perlu didorong sekuat tenaga karena berat. Atau mungkin juga Mbak dan Mas di seat 1 (Actually, dua dari 3 orang di baris seat 1 adalah bagian dari orang yang kesulitan buka pintu), bapak di seat 2 dan juga saya kurang informatif untuk memberi tahu setip akan ada yang melewati pintu tersebut.

Terlepas dari segala kemungkinan tersebut, ada beberapa hal yang bisa saya ambil dari si Pintu Otomatis tersebut. Saya berfikir bahwa kita (termasuk saya) manusia dalam keseharian kadang masih terlalu cuek untuk melihat apa yang ada di sekitar. Kadang merasa serba bisa untuk melakukan sesuatu tanpa membaca atau mempelajari petunjuk yang sebenarnya telah disediakan. Mungkin beberapa dengan alih-alih supaya lebih merasa tertantang. Disamping itu juga kadang kita terlalu fokus pada tujuan kita saja tanpa melihat sebenarnya apa yang kita hadapi. Bagus memang untuk fokus pada tujuan, tapi kalau tidak dengan persiapan atau mengerti betul tentang tujuan tersebut, how come ? Dan hal terakhir yang saya dapat, kadang kita (lagi-lagi termasuk saya) masih sulit untuk belajar dari kesalahan kita atau mengambil contoh dari orang lain. Mungkin masing-masing dari kita terlalu sibuk untuk memikirkan diri sendiri dan memikirkan yang akan terjadi depan tapi lupa untuk belajar dari kesalahan yang sebelumnya pernah dilakukan.


Penampakan si Pintu Otomatis
- Lingkaran Merah : Sticker Tulisan yang saya jelasin di atas
- Lingkaran Oranye : Sticker kuning dengan tulisan BUKA/OPEN terus ada balok panah ke tombol
- Lingkaran Ungu : Tombol untuk buka pintu
- Lingkaran Hijau : Seat 1 yang jaraknya lumayan deket dari pintu

Hmm antara cerita sama pelajaran yang bisa diambil nyambung ngga ya ? 
Gapapa deh Ancora Imparo :D

Adios!



8 February 2016

Bener sih

Jadi beberapa waktu yang lalu ada quiz gitu di web apa ya lupa. Terus hasil yang keluar pertama kali


Ini bener sih. Yoland orangnya se khawatiran, se engga enakan itu sama orang lain. Tapi mulai kapan ya lupa, jadi sadar kalo You can't never please everyone. Jadinya sekarang tresholdnya udah naik. Terus karena ga yakin sama hasilnya jadinya ikut lagi, dan keluar hasil yang beda : 




Terus ngerasanya kok bener banget krn lagi di fase super bingung banget mau jadi dokter yang gimana kedepannya. Masih semencari itu tentang kalo jadi ini gimana, kalo jadi itu gimana hmm kalo dari liqo kmrn if you in the need of decision making, better for you to level up your ruhiyah quality. iya sih bener, kalo hatinya lagi kotor dan belum cleansing kadang keputusan sama pikirannya jadi aneh. Dan masih dari liqo juga, kita emang se perlu itu mencoba ini itu mencari passion dan bersungguh-sungguh. Kalo kamu belum loncat dr kasur untuk melakukan sesuatu, berarti kamu belum sungguh-sungguh ngejalanin hal itu

Bener sih.... *Thinks hard

Gratitude Jar 2015


Di awal tahun 2015 kemarin, berbekal paparan posting semacam DIY di tumblr dan media lainnya, Yolanda jadi terinspirasi untuk bikin semacam Time capsule atau Jar of Hapiness dan sejenisnya. Nah supaya beda, Yoland jadinya memutuskan untuk bikin Gratitude Jar YEAAY! Konsepnya adalah semua momen yang bikin kamu bersyukur di setiap harinya di tulis di kertas dan dimasukkin ke Jar itu dan setiap momennya di simbolkan dengan uang Rp 2000,00 yang harus dimasukkan ke Jar sebelahnya. Ya gitu lah pokoknya bebasssh. Kepikirannya sebenernya udah lumayan lama, tp baru beneran dipikirin pas Desember akhir. Bahkan mulainya telat karena baru tanggal 5 beli Jar nya.

Ini Gratitude Jar 2015 di sudut meja belajar



Nah tadi malam, karena segala kesibukan dan sifat put off until tomorrow yang dimiliki yolanda, si Gratitude Jar 2015 itu baru dibuka dan di rekap. Hasilnya ? Senyum senyum sendiri dan jadi semacam bersyukur ulang (emang gaboleh berenti bersyukur sih sebenernya) sama apa yang udah di lewatin di tahun sebelumnya. Alhamdulillahi rabbil alamin:) Bukain gulungan kertas dan ngelurusinnya agak PR sedikit sih tapi gapapa kan harus bersyukur huehe Banyak banget momen momen yang kesannya sepele tapi tetep ditulis dan dimasukin Jar karena memang seharusnya setiap hari nya ada yang perlu kita syukuri. Terus kumpulan setiap kertasnya kaya ngebantu kita untuk flashback lagi mengingatkan ke kejadian yang berharga, nama orang-orang yang bikin bersyukur, penguji di ujian stase yang udah di lewatin, experience, liburan dan lain-lain pokoknya banyaaak dari yang ga penting-penting banget sampe yang penting juga.

Hasil rekapan nya kalo ibarat aplikasi sosmed Path :

Hi Yolanda! You've shared 134 moments in 2015

Paling banyak di bulan Januari dengan 23 moments ya karena masih awal awal bikin jadinya masih semangat

Hasil meluruskan gulungan-gulungan dan di kelompokin per bulan
Momen Penting/Berharga/Jarang/Perlu Diingat
  • 02/01 Insisi lancar alhamdulillah
  • 05/01 Jar ini dibeli di ACE
  • 09-12/01 Jogja trip w/ Astika, Asya, Arani, Nabil, Ressa <3
  • 27/01 Letter of Submission Althea syarat koass keluar :’)
  • 29/01 Janji Dokter Muda :') Bismillahirrahmanirrahim
  • 30/01 Malam Wisuda Statera
  • 01/02 Foto batchbook yang sampe sekarang belum jadi batchbook nya
  • 04/02 Wisuda Yolanda Dwi Oktaviyani S.Ked Alhamdulillah akhirnya
  • 20/03 Hp Yoland ilang ketinggalan di stasiun
  •  22/03 Diem diem dibeliin Hp baru sama Ibu sama Mbot
  • 12/04 Mr.X
  • 16/04 Mr.X part 2
  •  21/04 Jaga IGD dengan pasien erythroderma yang tak terlupakan
  • 30/04 Ambil Hp yang ketinggalan di Pak Muksin petugas masjid stasiun super baik hati
  • 04/05 Pertama kali gamasuk koass : Corneal Ulcer OD e.c chronic blepharitis e.c meibomian gland obstruction
  • 25/05 Corneal scrapping astaghfirullah
  • 04/06 Ulkusnya dinyatakan sudah tertutup sempurna alhamdulillah!
  • 21/07 Tidung! w/ Astika, Lala, Ressa
  • 15-17/08 Supercamp @ Cipatujah. Yeaay!
  • 25/10 Arani & Faris Wedding Day (UNO 2nd)
  • 20/12 The Iva & Shakti Wedding day (UNO 3rd)


First Time Moment 2015
  • 16/01 First Time pulang ke Jakarta naik travel (cipaganti)
  • 19/01 First Time balik bandung naik travel (daytrans)
  • 29/01 First Time ke Pasar GedeBage
  • 02/02 First day jadi Dek Koass di RSHS eh engga deng Dokter Muda B)
  • 22/02 Pertama kali naik kereta dari  Jakarta ke Bandung
  • 25/02 First time jaga selama jadi peserta PSPD, first time naik OK, 2 tracheostomy
  • 14/03 First Attemp on doing EKG Exam ke pasien THT di Kana, meskipun sebelumnya pake drama dulu sama residen IPD
  •  24/07 First Day having Galaxy Tab A
  • 25/07 Using Diaro app & silaturahmi keluarga jauh di bandung (ternyata punya)
  • 08/08 UNO 1st. Kerin & Kak Ghazi Wedding Day
  • 24/09 Idul adha edisi rantaupertama kali sholat ied ga bareng keluarga
  • 06/10 Did CPR to real critical patient on RR & unfortunately couldn't be saved :"(
  • 09/10 Ngelakuin Intubasi pertama kali
  • 10/10 Watched Sectio Caesarian procedure for the very first time and was amazed
  •  24/11 Perseptor obgyn ngebatalin perseptoran pertama kali nya haha gapenting

Karena menurutku ini bermakna jadinya niatnya mau dilanjut bikin buat yang tahun 2016 tapi kayanya start dan berakhirnya di bulan Februari karena Bulan Januarinya skip. Evaluasi dari yang sebelumnya juga paling konsistensi nulis setiap harinya masih kurang sih makanya bahkan ada yang sebulan cuma ada 5 moments karena banyak skip padahal kalo diinget di bulan itu lumayan banyak precious moment gitu. Sama harus lebih disiplin juga isi Jar uang nya. Terus juga semoga 2016 lebih banyak momen berharga, momen bersyukur, momen prestatif, momen momen lainnya. Be better You, Aamiin

Bismillahirrahmanirrahim :)